
Penerbitan reksa dana syariah kini semakin marak. Sejak awal tahun hingga Mei 2009 pertumbuhan investasi di reksa dana syariah sudah mencapai 200 persen. Ini membuktikan bahwa reksa dana syariah masih memikat para investor. Diperkirakan jika pemerintah menerbirkan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), prospek reksa dana syariah akan semakin menarik.
Selengkapnya... Tambah komentar baru




Permasalahan yang sering diahadapi para pemain reksa dana adalah tidak adanya kesesuaian antara investasi dengan hasil yang diharapakan.
Pengaruh krisis finansial dunia yang masih berlanjut membuat investor memilih investasi dengan tingkat risiko rendah. Produk reksa dana terproteksi menjadi salah satu pilihan. Maka tak mengherankan, saat ini reksa dana terproteksi menguasai jumlah dana kelola reksa dana di tanah air.
Mengawali tulisan ini, penulis akan mengajak pembaca untuk flashback. Masih ingatkah kita bagaimana aksi redemption mengguncang industri reksa dana di tanah air? Jika kita telusuri, apa sebenarnya penyebab para investor melakukan aksi demikian?
